Belajar di era new normal ini merupakan tantangan yang harus dihadapi bukan hanya oleh sekolah saja, tetapi juga orang tua serta siswa.

Lalu bagaimana agar kegiatan belajar lebih maksimal menuju new normal?Orang tua juga perlu mempunyai bekal pengetahuan agar anak bisa belajar dengan maksimal.

Evaluasi belajar di rumah

Tentunya menghadapi tahun ajaran baru di masa new normal ini, orang tua serta pihak sekolah melakukan evaluasi tentang pelaksanaan belajar dirumah.

Hal ini terkait dengan langkah apa saja yang harus dilakukan serta apa saja hal yang perlu untuk diubah agar lebih baik lagi.

Karena esensi belajar yang sesungguhnya adalah memberikan pengalaman pada anak sehingga anak mampu menyelesaikan tantangan yang diberikan.

Tetapi jika anak hanya diberikan soal-soal dan mencatat, maka anak juga tidak bisa belajar lebih. Karena hanya mengulang gagasan yang ada di buku.

Walaupun sekarang juga banyak aplikasi yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong pembelajaran seperti zoom, quizzes,google classroom dan lain-lain.

Tetapi jangan sampai dengan penggunaan teknologi tersebut hanya memindahkan ruang kelas menjadi virtual saja.

Lebih dari itu, banyak yang lebih penting yang harus kita siapkan agar belajar secara daring lebih bermakna.

Orang tua dan guru bisa mendorong siswa untuk lebih banyak berinteraksi, mengalami, berkomunikasi sehingga pembelajaran lebih bermakna.

Diskusi dengan anak

Orang tua juga harus mengkomunikasikan dengan anak, terutama situasi di era new normal ini. Selain orang tua, guru juga bisa melakukan hal yang sama terhadap siswa.

Karena dengan berdiskusi dengan siswa maka bisa dijadikan rencana pelaksanaan pembelajaran yang dirancang oleh guru. Oleh karena itu penting dalam menyiapkan pembelajaran berikutnya.

Selain itu orang tua juga harus memberikan penjelasan terhadap anak, terutama mengenai mengapa mereka belajar dirumah dan bahaya penularan virus agar anak lebih waspada.

Menerapkan pembelajaran bauran

Sekolah juga perlu merancang tentang pembelajaran bauran atau blended learning yang mengkombinasikan pembelajaran tatap muka dengan daring. Hal tersebut bisa terjadi di era new normal.

Sehingga bagi siswa yang tidak bisa mengakses pembelajaran daring, maka sekolah bisa membantunya.

Bukan hanya siswa yang harus difasilitasi, guru juga harus selalu di upgrade terutama mengenai teknologi agar bisa maksimal dalam mentransfer ilmunya secara daring.

Beberapa aspek penting pembelajaran new normal

Untuk menghadapi new normal, maka ada beberapa aspek penting yang harus diperhatikan dalam pembelajaran :

 

– Partisipasi aktif keluarga

Peran serta keluarga di rumah menjadi sangat penting dalam keberhasilan anak dalam belajar. Orang tua juga harus dilatih agar bisa membimbing sehingga bisa membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan bagi anak.

– Pembelajaran tiap individu berbeda

Walaupun pembelajarannya tetap sama, tetapi secara individu bisa berbeda. Karena setiap anak memiliki keunikan mengenai gaya belajarnya.

Beberapa siswa mungkin akan lebih baik belajar dengan hanya menonton saja, namun ada pula yang belajar hanya dengan membaca menjadi paham. Hal itu juga yang menjadi tantangan bagi orang tua ketika mendampingi anak belajar.

– Evaluasi belajar

Evaluasi belajar anak adalah digunakan hanya untuk memantau perkembangan saja. Bukan hanya menetapkan anak mampu dan tidak mampu dalam menerima pelajaran.

Beberapa aspek tersebut yang harus diperhatikan orang tua dan juga pihak sekolah. Pembelajaran bukan hanya dengan menjejali konten saja tetapi bisa memberikan pengalaman terutama mengenai prosesnya.

Demikian ulasan mengenai belajar lebih maksimal menuju era new normal. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Pendidikan Adalah Aset Berharga untuk Kemajuan Sebuah Peradaban

DAFTAR SISWA